Semua Kembali dalam Diri

Setelah sekian lama melakukan perjalanan untuk menemukan Jati Diri, ternyata semuanya kembali ke diri sendiri. Berbagai pengalaman yang telah aku rasakan, ternyata semuanya berbekas ke langkah jiwaku. Jawaban yang kutemui dalam hati ternyata berbunyi,”Semua yang kamu cari ada dalam dirimu sendiri”.

Kata-kata itu seakan menyadarkan aku setelah sekian lamanya aku terlena dari perjalanan satu ke perjalanan lainnya. Seolah aku terbuai dengan deru nafsu untuk mengunjungi satu tempat ke tempat lainnya. Padahal, hawa nafsu itulah yang harus dikurangi dan dilenyapkan dari jiwa ini.

Itulah yang membuatku tersentak dan tersadar. Akupun akhirnya menjadi sadar, bahwa sebuah ibadah dengan perjalanan itu ternyata dinilai oleh Manusia semata. Orang hanya tahu kita melakukan perjalanan. Padahal, aku menyadari tidak butuh penilaian apapun dari orang lain. Yang aku butuhkan adalah menemukan kembali jalanNYA dan bisa kembali mendekatkan diri pada GUSTI ALLAH.

Semuanya itu ternyata kembali ke dalam diri. Kalau kita melakukan perjalanan ke dalam diri, maka tidak ada orang yang mengetahuinya, kecuali kita dan ALLAH sendiri. Dalam diri ini tersimpan istana-istana dari GUSTI ALLAH. Banyak kekayaan dalam diri ini yang tidak kutemukan di tempat-tempat yang telah kukunjungi.

Alhamdulillah. Itulah kata yang pertama kali meluncur dari bibirku ketika aku menemukan “mutiara” terpendam dalam diriku yang selama ini tidak pernah kujumpai.  Ternyata TUHAN telah menunjukkan pada diriku keberadaanNYA.

2 Komentar (+add yours?)

  1. hastuwiwoho@yahoo.com
    Jul 15, 2008 @ 14:03:17

    sebenarnya saya rindu dengan perjalanan-perjalanan tersebut
    mengapa smuanya itu hanya tinggal knangan ya mas suluh….
    apakah tuhan sudah memberikan kita (hamba-hambanya) cahaya atau apalah yg membuat kita menjadi semakin dan semakin tau sedikit saja arti kehidupan didunia ini?
    semoga saja ya mas suluh kita diberikan petunjuk dan jalan yang terbaik.
    yang selama ini kita cari itu…
    trims ya mas suluh sudah memberikan bnyak dan banyak sekali makna2 kehidupan di dibumi ini.
    trima kasih juga buat tmen saya temen mas suluh juga yg selama ini sudah membuat saya merasakan melihat bnr2 apa hidup itu.
    maaf ya mas ferry kl saya terlalu buanyak salah sama mas.
    mas ferry juga yang skrg ini membuka kehidupan saya jd lbih baik.
    salam buat smuanya ya mas suluh.

    Balas

  2. Chandra
    Feb 27, 2013 @ 16:21:44

    Kalau yang saya rasakan aneh mas, kita menghindari keramaian mencari keheningan, eh malah ada lagi ‘keramaian lain’, kita brsuluk untuk menghindar dari kesedihan, eh malah nemu ‘kesedihan lain’ yang jauh lebih dalam. Semakin menambah keyakinan bahwa hidup ini tidak sesederhana yang terlihat.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juli 2008
S S R K J S M
« Apr   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Arsip Tulisan

Tamu

  • 42,606 Orang
%d blogger menyukai ini: